hilangnya resah

“Semakin indah hari-hariku bersamaMu. Hilanglah segala resah gelisah di teduhMu.”

~oOo~

Kalaulah bukan karena kasihMu, manalah merintik hujan sesejuk itu. Manalah dapat kuberjalan jika tiada sinarMu yang mencahayaiku. Manalah pernah aku tahu segenap keindahan di ufuk Islamku.

Izinkanlah . . .
Kuistirahkan jiwa raga di bawah lindungan rahmatMu. Berdiam diri di sisiMu. Sepuas hatiku. Tuhan . . . Kau tau segala gundahku . . . Kau tahu segenap letihku . . .

Ough . . .

Tak ingin kuberpisah. Tak ingin kujauh. Tak ingin kumelepas segenap karuniaMu.

Apalah arti intan baiduri bila tiada hidayahMu, apalah arti istana bila kujauh dari kasih sayangMu. Tak mungkin kutemui kebahagiaan bila tiada sujud tulus kepadaMu.

Di dekatMu . . .

langitku tersusun dari segenap yang bernama keteduhan, istanaku dibangun dari segenap yang bernama keindahan, dan tak pernah usai kumereguk mata air kedamaian.

Jangan.
Jangan Kau pisahkan diriku dari segenap keindahan bersamaMu. Duhai Rabb, aku memohon kepadaMu. Selamanya kuingin berdekatan denganMu. Selamanya . . . duhai Rabbku.

Leave a Reply

album

Syndication