PadaMu Jua
Tambatkan biduk cintamu di hatiku, telah kubuatkan telaga untukmu.
usah kau tanya berapa luaskah?
jangan kau paksa diriku bercerita betapa indahnya.
Datang saja ke sini.
Nikmati jernih airnya, lihat betapa beningnya.
Akan kuperhatikan sentuhan jari indah milikmu pada
permukaan setenang kaca itu.
Datanglah ke mari.
Bawa semua resahmu juga keluh kesah itu,
serta amarah yang menyertaimu.
Jika kau ingin, undanglah angin semilir -
pintalah padanya tuk menyentuh daun-daun kering,
lalu menarilah sembari gugurkan semua resah dan amarah.
Basuhlah wajahmu, segarkan jiwa raga.
Inilah telaga di tepi hatiku. Kubuatkan khusus untukmu;
Tempatmu bermain sesuka hati, menumpahkan kemanjaanmu lagi.
dan bila kau suka, berteduhlah hingga engkau merasa sejuk sentausa.
Kekasihku,
jika kau belum bosan, rebahlah di sini saat purnama tiba.
Kusediakan diriku tuk menemanimu hingga kau pejamkan mata,
biar kubelai rambut indahmu sambil kuberceritra.
Tidurlah dengan damai, sedamai-damainya.
Biarlah aku yang menjagamu,
sambil memandang rembulan di tengah telaga.
Inilah telaga milikmu…
Kemarilah, ia sudah menanti kedatanganmu.
[marahlah sesukamu. aku tetap di sisimu]
Leave a Reply